Kadang aku bertanya pada Tuhan,
apakah nanti aku akan baik-baik saja
saat melihatmu bersanding dengan orang lain?
Apakah aku cukup kuat
untuk tersenyum di hari bahagiamu,
jika aku bahkan diundang?
Atau mungkin,
ini memang cara terbaik
agar aku belajar selesai.
Sebab tidak semua cinta
ditakdirkan untuk memiliki,
sebagian hanya datang
untuk mengajarkan batas,
lalu pergi
Dan jika suatu hari namamu
tak lagi terasa sesak di dada,
mungkin saat itu
aku benar-benar telah mengikhlaskan,
bukan karena lupa,
tapi karena akhirnya aku memilih
diriku sendiri.