Aku tidak pernah meminta
hari-hari yang terlalu panjang,
cukup yang berarti,
cukup yang selesai.
Ada lelah yang tak selalu terlihat,
yang membuatku belajar
bahwa hidup bukan soal berapa lama,
melainkan untuk siapa
aku bertahan.
Jika aku terus berjalan,
bukan karena aku ingin selamanya,
tapi karena masih ada yang ingin kucapai,
yang ingin kuberikan,
yang belum sempat kutunaikan.
Dan mungkin suatu hari nanti,
ketika semua itu sudah sampai
pada tempatnya,
aku bisa beristirahat
tanpa merasa ada yang tertinggal.