Aku menyukaimu,
tapi kamu selalu setengah,
datang tanpa janji,
pergi tanpa alasan.
Kamu bilang aku ular,
padahal akulah yang tersesat
di labirin sikapmu sendiri.
Di duniamu,
aku bukan satu-satunya yang singgah,
aku hanya salah satu
yang sempat kamu lihat,
lalu kamu lewatkan.
Dan yang paling menyakitkan,
bukan karena kamu memilih yang lain,
tapi karena aku sadar,
aku tak pernah sendiri di hatimu.
Maka aku yang pergi duluan,
bukan karena tak ingin tinggal,
tapi karena aku takut
kehilangan diriku sendiri...